Home / Investigasi / Nusantara / Opini / Pendidikan / Politik & Hukum

Selasa, 13 September 2022 - 17:20 WIB

RS Internasional Galesong Gandeng Pihak Swasta

JURNAL NEWS, TAKALAR – Pembangunan Rumah Sakit Internasional (RSI) Galesong yang terletak di Aeng Batu-Batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditargetkan selesai pada awal bulan Desember 2022.

Rumah sakit bertaraf Internasional ini dibiayai melalui dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fisik gedung dan peralatan.

Beberapa gedung penting yang sedang dibangun meliputi IGD, ICU, ruang perawatan utama dan poliklinik.

Sementara peralatan yang diadakan adalah peralatan medis yang jarang dimiliki oleh RS di Sulsel, sehingga diharapkan RSI ini memiliki daya saing tinggi.

Sedangkan keunggulan lain dari RSI Galesong adalah pada posisinya di perbatasan tiga daerah yaitu Takalar, Gowa dan Makassar sehingga RS Internasional ini dipastikan akan menjadi pilihan warga ketiga kabupaten ini.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Takalar Muh. Iqbal yang ikut dalam Tim Pemkab untuk meninjau progres pembangunan RS ini menyatakan akan mengusulkan kepada Bupati Takalar agar Pemkab bekerjasama dengan swasta dalam pengoperasian RS tersebut.

“Bagian perekonomian ditugasi untuk mengelola BLUD dan BUMD, dan pengelolaan RS Internasional ini pun akan masuk dalam ranah kewenangan kami. Kalau RSI diharapkan berjalan secara efektif dan efisien dan menghasilkan PAD maka sebaiknya Pemkab bekerjasama swasta,” kata Iqbal.

Manajemen swasta, lanjut Kabag Ekonomi biasanya bekerja cepat dan menghasilkan pelayanan prima. Dan dengan skema kerjasama swasta ini maka Pemkab tidak lagi terbebani dengan biaya tambahan yang nilainya cukup besar, pihak swastanya diharapkan berivestasi untuk pengoperasian RSI ini.

“Kita masih butuh anggaran yang cukup besar untuk mengoperasikan RSI ini diantaranya untuk menyediakan meubeler dan kelengkapan ruangan lainnya, penyediaan obat dan barang habis pakai lainnya serta gaji karyawan,” urai Ikbal, kabag perekonomian Pemkab Takalar.

Kerjasama swasta dalam pengoperasian RSI ini bukan untuk menghilangkan misi kemanuasian dalam pembangunan RS, namun semata-mata untuk menghasilkan pelayanan prima.

“Saya optimis, masyarakat dengan sendirinya memilih RSI ini untuk berobat jika pelayanannya sangat memuaskan apalagi layanan spesialisnya jarang dimiliki oleh RS lain di Sulsel,” ujar Ikbal.

Rencana pengelolaan RSI bekerjasama swasta ini selanjutnya akan dibicarakan dalam rapat dengan DPRD Takalar terutama pada saat pembahasan APBD pokok 2023 yang kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2022. (HSN)

Berita ini 52 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

SMPN 3 Mengkendek Tana Toraja Menuju Sekolah Sehat

Investigasi

Pengadaan Seragam Olahraga Desa Tarabbi Diduga Fiktif

Investigasi

Peserta Muktamar Terbanyak, PPP Pecahkan Rekor MURI

Investigasi

Pandemi Corona, Kapolri Idham Minta Polres Siapkan 10 Ton Beras

Investigasi

Polsek Burau Bersama Pemerintah Lakukan Penyemprotan Massal

Investigasi

Usai Dilantik, Camat Kepulauan Tanakeke Kunjungi Desa Rewataya

Investigasi

Semarak HUT RI, Bupati Canangkan “Takalar Merdeka Sampah”

Investigasi

Korupsi Alkes Dinkes Soppeng, Penyidik Polda: Secepatnya Diberi Info