Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Minggu, 28 Agustus 2022 - 19:07 WIB

Siswa SMPN 1 Buntao’ Wajib Tanam Bunga

JURNAL NEWS, TORAJA UTARA – Setelah sekian lama tidak masuk sekolah sebab pandemic Covid 19, kini, guru dan siswa sudah mulai kembali aktif belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Sekolah mulai aktif melakukan pembenahan, baik terhadap pelajaran siswa yang kemungkinan belum sempat diberikan ke siswa, maupun pembenahan sarana dan prasarana sekolah.

JURNAL (jaringan jurnalnewsnet) belum lama ini menemui Kepala Sekolah SMPN 1 Buntao’, Julius Mali’, S.Pd., mengemukakan bahwa siswa SMPN 1 Buntao’ ini sangat potensial untuk berkembang dan dikembangkan prestasinya di bidang akademik maupun non akademik.

“Untuk itu seluruh tenaga pendidik di sekolah ini senantiasa terus mencurahkan segenap tenaga dan pikiran kepada para siswa agar siswa nantinya dapat lebih maju dan berkembang setara dengan siswa lainnya di sekolah lain yang sudah lebih dahulu berkembang, minimal dapat menyelesaikan pendidikan di sekolah ini dengan raihan prestasi yang memuaskan,” ungkap Kepsek.

Terkait pembangunan berwawasan lingkungan seperti yang dicanangkan pemerintah kabupaten, sekolah ini juga memiliki visi yang sama.

Julius Mali’ mengatakan bahwa saat ini kita mulai menata lingkungan sekolah terutama sarana dan prasarana sekolah sesuai kebutuhan di sekolah ini. Seperti ruang kelas belajar (RKB), kantor, perpustakaan, dan laboratorium.

“Terkait sarana sekolah, tahun ini kita sudah usulkan ke Pemerintah Kabupaten tentang rencana pembangunan laboratorium komputer,” tandas Julius Mali’.

Sedangkan tentang penataan lingkungan, Julius Mali’ menjelaskan bahwa program penataan lingkungan sekolah, kita mulai dengan penataan halaman sekolah dan taman sekolah.

“Kita sudah mulai menata depan kantor sekolah dan membuat ikon sekolah,” ungkapnya.

Salah satu hal penting di sekolah ini menurut Julis Mali’adalah bahwa di sekolah ini ada suatu kegiatan yang sangat berkaitan dengan lingkungan yakni, setiap pagi sebelum belajar, siswa tanpa kecuali diwajibkan memungut sampah di sekitar dia berada.

“Jadi tidak boleh ada siswa-siswi yang mengatakan bahwa bukan giliran saya membersihkan, pokoknya semua berkewajiban untuk membersihkan dan memungut sampah supaya ruangan dan halaman sekolah tampak cantik dan bersih sepanjang hari,” ucap Kepsek.

Lanjut Kepsek, sebelum siswa-siswi kembali dari sekolah, mereka pun harus meninggalkan ruang kelas sekolah dalam keadaan bersih. Jadi sekolah selalu tampak bersih sepanjang hari.

“Setiap anak juga harus punya satu pot bunga dan itu harus dipelihara sepanjang berada di sekolah ini,” urainya.

Sebenarnya, ujar Kepsek, masih banyak yang perlu dibenahi di sekolah ini, terutama pengelolaan sampah belum standar, sarana dan prasarana masih banyak yang perlu dilengkapi.

“Itulah hal pokok sekaitan dengan visi misi yang kami lakukan di sekolah ini,” ujar Julius Mali’.

Intinya menurutnya adalah SMPN 1 Buntao’ akan kita bangun dan kembangkan dengan semangat kekeluargaan dan kebersaman untuk menjadi sekolah yang lebih baik ke depan serta dapat melahirkan putra putri terbaik daerah yang berguna bagi bangsa dan negara. (ROB/FSL)

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Kanit Binmas Polsek Lembang Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Investigasi

Ratusan Santri Sambut Tahun Baru Hijriyah di Takalar

Investigasi

Update Daerah Terpapar Covid-19 di Sumut

Investigasi

Cegah Corona, Tokoh Agama Budha Rantauprapat Sampaikan Imbauan

Investigasi

Rombongan Polres Karanganyar Diserang Orang Tak Dikenal, 1 Terluka

Investigasi

Polres Labuhanbatu Amankan 35 Penyalahguna Narkoba

Investigasi

Kapolres Labuhanbatu Kunjungi LP Rantauprapat, Ini Pesannya

Investigasi

Maklumat Kapolri, Komunitas Pers: Pasal 2d Ancam Tugas Jurnalis