Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Senin, 13 Juni 2022 - 13:55 WIB

Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga, Pemkab Takalar Diterjunkan

JURNAL NEWS, TAKALAR – Sebanyak 30 rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung tepatnys di Desa Rewataya, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/6/2022) malam.

Angin puting beliung menghancurkan rumah warga yang didominasi rumah panggung di salah satu desa padat penduduk di Kepulauan Tanekeke tersebut. Kondisi ini menyebabkan warga kehilangan harta benda dan tempat tinggal.

Bupati Takalar Syamsari meminta tim gabungan bergerak cepat membantu warga terdampak bencana.

Diantaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, TNI, dan Polisi termasuk dalam tim gabungan tersebut.

“Satu tim telah diberangkatkan untuk membantu korban bencana, sekaligus membawa bantuan logistik berupa bahan makanan dan pakaian. Ini berdasarkan arahan dari bapak Bupati agar tim gabungan segera diturunkan,” kata Kepala BPBD Takalar Nuriksan Nurdin.

Tim lain, kata Kepala BPBD Takalar juga segera berangkat untuk mendirikan posko/tenda darurat dan dapur umum untuk korban.

Tim medis juga disiapkan untuk membantu para korban angin puting beliung.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil diduga mencapai puluhan juta.

“Kita sementara mendata berapa total kerugian materil serta jumlah pasti rumah yang mengalami kerusakan. Ini juga menjadi atensi bapak Bupati agar segera didata,” pungkas Kepala BPBD Takalar. (HSN)

Berita ini 56 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

MK Kembali Sidang Gugatan Paslon ASRI

Investigasi

SD 236 Inpres Songgo Mulai Bangkit

Investigasi

Satpol PP Pukuli Pemilik Warkop; Emosi Terpancing

Investigasi

Lima Karyawan Perkebunan Pangkatan Diduga Terpapar Covid19

Investigasi

Bupati Takalar Lepas Bantuan Posko Dapur Umum untuk Sulbar

Investigasi

Masa Tahanan Nurdin Abdullah Diperpanjang

Investigasi

Kapolres Takalar Bakal Tindak Tegas Pelaku Money Politik

Investigasi

Diduga Langgar Kode Etik dan Hidup Mewah, Dewas KPK Akan Panggil Firli