Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Selasa, 15 Maret 2022 - 15:02 WIB

Porseni IGTKI PGRI, Bunda Paud Takalar: Bangun Kearifan Lokal

JURNAL NEWS, TAKALAR – Pekan olahraga dan seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah berlangsung di Gedung PKK Takalar, Selasa (15/3/2022).

Porseni IGTKI PGRI Takalar ini digelar selama dua hari mulai 15-16 Maret 2022 dengan 4 jenis lomba, yakni lomba menari, menyanyi duet, lomba bercerita tanpa alat, dan lomba painting.

Bunda Paud Kabupaten Takalar, Irma Andriani hadir langsung membuka Porseni yang dimeriahkan oleh seluruh guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se kabupaten Takalar tersebut.

Hadir pula Ketua IGTKI PGRI Sulsel Ny. Tamsi; Ketua PGRI Takalar Muh. Ali; Ketua Himpaudi, Kartini Syahrir; Ketua IGTKI PGRI, Mardiwati serta Ketua cabang Pegadaian Takalar.

Ketua IGTKI Sulsel menyampaikan bahwa Porseni ini dilaksanakan pada masing-masing kabupaten yang berlangsung hingga bulan Mei, sedangkan tingkat provinsi akan dimulai pada bulan September.

“Porseni ini untuk mengasah kreativitas para guru, melalui penciptaan lagu, tari, dan kreativitas dalam musik untuk membangun kompetensi para guru-guru kita dalam rangka menghadapi persaingan kedepan. IGTKI adalah mitra pemerintah olehnya kolaborasi sangat penting untuk kemajuan IGTKI kedepannya,” kata Ny. Tamsi.

Sementara itu, Bunda PAUD Takalar Irma Andriani mensuport penuh Porseni IGTKI ini dan berharap dapat menggali kearifan lokal untuk meningkatkan kompetensi para guru.

“Dari kegiatan semacam ini kita berharap menemukan metode baru dalam praktek belajar mengajar, dalam rangka pembentukan karakter pada murid. Seyogyanya para pengajar memiliki kebebasan dalam mengembangkan dan membangun karakter anak-anak kita,” kata Ny. Irma.

Irma melanjutkan bahwa pemerintah memiliki visi misi nasional untuk mengendalikan angka stunting. Sebagai Bunda Paud, ia berharap Takalar terdepan dalam penekanan angka stunting melalui pencanangan zero stunting.

“Dan usia emas kerawaranan angka stunting itu termasuk pada usia TK, jadi tolong para guru agar kita bersama sama menjadikan PAUD kita Holistik Integratif (HI). Dimana kesehatan anak-anak kita terpantau dan kita mendidik para orang tua pola didik yang baik. Kita target tahun ini semua PAUD sudah Holistik Integratif,” pungkas Irma.

Diketahui, Porseni IGTKI PGRI Takalar digelar mengusung tema ‘Lomba Porseni Guru TK kita tingkat kabupaten Takalar, kita wujudkan guru TK yang ceria, cerdas, sehat, kreatif, dan energik’. (HSN)

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Batik Shiborita dan Daur Ulang Sampah Meriahkan HUT RI ke 77

Investigasi

Pukuli Pemilik Warkop, Petugas Satpol PP Ditetapkan Tersangka

Investigasi

Ahmad Tonang Siap Pimpin DPD II Golkar Takalar

Investigasi

Kepsek 32 Duampanua: Peduli Lingkungan, Belajar Nyaman

Investigasi

Kapolres Labuhanbatu Gelar Silaturahmi Idul Adha

Investigasi

Polsek Medan Baru Ungkap 2 Pelaku Pengguna Narkoba

Investigasi

Diduga Langgar KEPP, DKPP Sidang Komisioner Labuhanbatu

Investigasi

Jelang Pilkada, Bupati Labura Vicon dengan Kemendagri