Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Kamis, 30 Desember 2021 - 17:59 WIB

PPDI Takalar Apresiasi SE Bupati Pengangkatan & Pemberhentian Perangkat Desa

JURNAL NEWS, TAKALAR – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengapresiasi Surat Edaran (SE) Bupati Takalar tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Ketua Umum PPDI Kabupaten Takalar, Nasrullah Sijaya mengatakan edaran yang dikeluarkan Bupati Takalar merupakan rujukan bagi kepala desa di Takalar agar tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang tidak sesuai aturan.

“Kami mengapresiasi edaran bapak Bupati Takalar. Hendaknya ini menjadi perhatikan kepada para kepala desa yang baru dilantik agar tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa tanpa berdasar aturan yang ada,” kata Nasrullah dalam rilis resminya kepada jurnalnews.net, usai melihat edaran bupati Takalar, Rabu (29/12/2021).

Lebih lanjut dikatakan Nasrullah Sijaya bahwa edaran ini penting agar para kepala desa tidak bertindak sepihak, tetapi tetap mengacu kepada aturan-aturan yang ada.

“Biasa ada kepala desa memberhentikan perangkatnya tanpa alasan yang berdasar pada aturan yang ada. Tentu inilah yang menjadi perhatian. Karena untuk mengangkat dan memberhentikan perangkat desa telah ada ketentuan dan syarat-syaratnya dalam aturan. Tidak boleh asal-asalan” ujar Nasrullah.

Dalam surat edaran Bupati Takalar, bernomor: 104/3314/Umum tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa mempertegas isi Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Pada poin pertama, bahwa dalam rangka Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang berkelanjutan dalam melaksanakan pembangunan, pembinaan masyarakat serta pemberdayaan masyarakat, maka diharapkan para Kepala Desa untuk tidak melakukan pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

Kedua, bahwa dalam hal pengangkatan perangkat Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Berpendidikan paling rendah sekolah umum atau yang sederajat;
b. Berusia 20 (Dua puluh) Tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua)  tahun;
c. Memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi;
d. Persyaratan yang bersifat khusus dengan memperhatikan hak asal usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat dan Syarat lainnya.

Ketiga, bahwa dalam hal pemberhentian Perangkat Desa sesuai ketentuan yang berlaku harus memenuhi persyaratan sebagai berikut;

a. Meninggal dunia
b. Permintaan sendiri atau
c. diberhentikan karena;

1) Usia perangkat Desa sudah genap     60 tahun
2) Dinyatakan sebagai terpidana yang diancam dengan pidana paling singkat 5 tahun berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
3) berhalangan tetap;
4) tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat Desa atau
5) melanggar larangan sebagai perangkat Desa.

Keempat, bahwa pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dikonsultasikan dengan Camat atas nama Bupati dan mendapat rekomendasi tertulis dari Camat.

Kelima, dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggara pemerintahan desa, Kepala Desa dapat mengarahkan  perangkat Desa yang sudah ada sebagai aparatur desa yang mampu melaksanakan tugas dan fungsinya melayani masyarakat, melaksanakan pembangunan, pembinaan masyarakat serta pemberdayaan masyarakat.

Keenam, berkenaan hal-hal tersebut diatas maka camat berdasarkan pasal 10 huruf g peraturan pemerintah republik Indonesia nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan mempunyai tugas melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur desa.

Nasrullah berharap agar pemerintah daerah kabupaten Takalar juga segera menyusun Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati tentang tata cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

“Kita berharap pemerintah daerah juga segera menyusun perda dan perbubnya, agar para perangkat desa bisa fokus bekerja membangun desa,” pungkasnya. (HSN)

Berita ini 259 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Dua Warga Terpapar, Disdik Labusel Perpanjang Belajar di Rumah

Investigasi

Peringati HUT Satpol PP dan Sat-Linmas Kota Makassar

Investigasi

Proses 20 Menit, Shiborita Siap Dipakai

Investigasi

Bupati Takalar Resmikan Gedung PSC 119

Investigasi

Banjir Luwu Utara, BPBD: Tim Fokus Cari Korban Hilang

Investigasi

Miliki Sabu, Oknum Honorer Pemkab Labusel Ditangkap Polisi

Investigasi

Hanafi, Anak Polisi Lawan Corona dengan Bercocok Tanam

Investigasi

Gelapkan Sepeda Motor Tetangga, Incrot Ditangkap Polisi