Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:48 WIB

Seluruh Camat Takalar Diminta Kejar 50 Persen Vaksinasi

JURNAL NEWS, TAKALAR – Bupati Syamsari Kitta menginstruksikan para Camat se Takalar untuk mempercepat progres vaksinasi di wilayah masing-masingm. Hal itu disampaikan dihadapan para camat di salah satu kafe di kabupaten setempat, Minggu (24/10/2021).

Syamsari Kitta yang juga Ketua DPW Gelora Sulsel itu merasa perlu kerja cepat dan terukur dari para Camat sebagai penanggung jawab wilayah, perhatian dan kontrol sangat dibutuhkan untuk menuntaskan program vaksinasi covid 19 yang saat ini masih dibawah target yang di harapkan oleh pemerintah

“Saya ingin kerja cepat dan terukur dari para camat, cepat kontrol masyarakat yang belum vaksin diwilayahnya. Minta Para lurah/kepala desa sampai kepala lingkungan untuk kerja massif, jangan ada warga yang tidak terdata,” kata Syamsari.

Ia melanjutkan jika saat ini vaksinasi Covid 19 masih jauh dari yang diharapkan. Intinya kata dia, harus tembus 50 persen satu bulan kedepan ” ungkap Syamsari.

Menurutnya, target ini bisa tercapai dalam waktu sebulan jika para camat serius mengontrol warganya dan melibatkan kader yang sudah dibentuk oleh pemerintah desa. Syamsari juga yakin jika program vaksinasi ini bisa secepatnya tuntas karena adanya dukungan penuh oleh TNI/ Polri.

“Salah satu kunci utama dalam fase hidup bersama Covid-19 adalah target vaksinasi 50 persen ini harus tuntas secepatnya, gunakan kader-kader desa sebagai garda terdepan,” ucapnya.

Oleh karena itu kata Syamsari, pencapaian target cakupan vaksinasi sangat penting. Mengingat, dengan vaksinasi ini terbukti angka grafik penularan semakin menurun. Selain itu dapat melindungi dari sakit parah yang membutuhkan perawatan rumah sakit atau kematian, terutama para lansia.

Sebelumnya mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu meminta Dinas Kesehatan melakukan pendataan warga untuk dapat memetakan jumlah kebutuhan vaksin di setiap wilayah lingkungan desa atau kelurahan. Menurutnya, cara ini akan lebih efektif karena petugas langsung menyasar wilayah lingkungan perumahan masyarakat.

“Petugas cukup standby di masjid dibantu kepala lingkungan atau dusun bisa menggunakan fasilitas corong masjid untuk menyapaikan kepada warga, dengan begitu warga bisa datang karena dekat,” ungkap Syamsari.

Selain itu, bupati Takalar juga telah menginstruksikan Kadis Pendidkan untuk menuntaskan vaksinasi khusus pelajar usia 12-17 tahun. Menurutnya, ini harusnya lebih cepat prosesnya karena peserta didik bisa lebih mudah dimobilisasi dan diberikan pengertian oleh pihak sekolah

Diketahui progres vaksinasi di Takalar sampai saat ini diatas angka 30 persen dari total 230.000 penduduk yang potensi untuk divaksin. (HSN)

Berita ini 81 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Sopir Disuruh Pulang Lantaran Suhu Tubuh 38 Derajat

Investigasi

Budiman Resmi Jadi Ketua DPC PDIP Lutim

Investigasi

Tenaga Ahli Hamka B Kady Kembali Temui Penerima BSPS di Gowa

Investigasi

PSU Labusel, Paslon Edimin Unggul di Sejumlah TPS

Investigasi

Suami Kawin Lagi, Istri Sewa Orang Siram Air Keras

Investigasi

Polisi Minta Segera Lapor Jika Ada Penyimpangan Penyaluran Bansos

Investigasi

Hari Buruh Internasional, Polsek Kampung Rakyat Gelar Patroli

Investigasi

Dinas PPKUKM Lutim Akan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng