Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Kamis, 16 September 2021 - 20:27 WIB

Korupsi Gas Bumi, Mantan Gubernur Sumsel Ditahan

JURNAL NEWS, JAKARTA – Korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019, mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka dan kini di tahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer mengatakan selain Alex, Komisaris Utama PDPDE Gas berinisial MM juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan surat perintah penyidikan yang dikeluarkan hari ini, menaikkan status dari saksi ke tersangka atas nama AN (Alex Noerdin) selaku mantan Gubernur Sulsel dan MM selaku Komisaris Utama PDPDE Gas,” kata Eben dalam konferensi pers, Kamis (16/9/2021).

Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Eben mengatakan pihaknya pun langsung menahan Alex yang kini menjabat anggota DPR dari Fraksi Golkar dan MM untuk 20 hari ke depan. Alex ditahan di Rutan Kelas I Cipinang cabang KPK, sedangkan dilakukan penahanan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

“Untuk mempercepat penyidikan kedua tersangka dilakukan penahanan,” ujarnya.

Alex diketahui memenuhi panggilan penyidik Kejagung hari ini.

Sebelumnya, dalam kasus ini Kejagung sudah lebih dulu menetapkan dua orang tersangka, yakni CISS selaku direktur utama PDPDE Sumatera Selatan periode 2008 dan direktur PT Dika Karya Lintas Nusa berinisial AYH.

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan Negara perkara ini diduga merugikan negara mencapai US$30 juta atau sekitar Rp426,4 miliar, yang berasal dari hasil penerimaan penjualan gas dikurangi biaya operasional selama kurun waktu 2010-2019.

Selain, kerugian juga dihitung dari setoran modal yang seharusnya tidak dibayarkan PDPDE Sumsel.

Perkara ini diketahui terjadi antara 2010-2019. Saar itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperoleh alokasi untuk membeli gas bumi bagian negara dari JOB PT Pertamina, Talisman Ltd, Pasific Oil and Gas Ltd, Jambi Merang (JOB Jambi Merang) sebesar 15 MMSCFD berdasarkan keputusan Badan Pengelola Minyak dan Gas (BP Migas) atas permintaan Alex Noerdin.

Lalu, BP Migas menunjuk BUMD PDPDE Sumsel sebagai pembeli gas bumi. Namun, dengan dalil PDPDE tidak punya pengalaman teknis dan dana, maka PDPDE Sumsel bekerja sama dengan investor swasta, PT Dika Karya Lintas Nusa membentuk perusahaan patungan PT PDPDE Gas dengan komposisi kepemilikan saham 15 persen untuk PDPDE Sumsel dan 85 persen untuk PT DKLN. (IDR/TIM)

Berita ini 40 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Jual Sabu Sejak 2 Bulan, Polsek Kota Pinang Tangkap AS

Investigasi

17 ASN Pemkab Probolinggo Jadi Tersangka

Investigasi

Kunker di Takalar, Menteri KKP Panen Parsial

Investigasi

Tolak Conch Cement ‘Selamatkan Barru’

Investigasi

Soal Kasus NA, KPK Panggil Plt Gubernur Sulsel

Investigasi

MTH-Budiman Ditandu Ribuan Tim Pemenangan

Investigasi

Satu OTG Asal Luwu Utara Positif Covid-19

Investigasi

KPU Soppeng Tanggapi soal Media Publikasi Tidak Dilibatkan