Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Rabu, 8 September 2021 - 20:00 WIB

Oknum Anggota Polisi Moncongloe Maros Diduga Terima Suap

JURNAL NEWS, MAROS – Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga menerima suap dari salah seorang korban dugaan pencurian sebuah sepeda motor di kabupaten setempat.

Dari informasi yang dihimpun bahwa, pelaku berinisial AA dengan kasus dugaan pencurian sepeda motor tersebut menyerahkan diri, dengan diantar langsung oleh orang tua (ibu) ke polsek Moncongloe, Maros.

Salah seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, pada Minggu (3/9/2021) mengatakan, pelaku AA yang diduga mencuri kendaraan motor bukan polisi yang tangkap, tetapi ibu dari si pelaku yang menyerahkan langsung ke mapolsek Moncongloe.

Katanya, saat kejadian beberapa bulan lalu, ibu mencurigai anaknya membawa motor kerumahnya yang dia tidak kenal pemiliknya. Sehingga ibu tersebut langsung menyerahkan anaknya sendiri ke polsek Moncongloe.

Kemudian, sesampainya di polsek, ibu tersebut meminta keringanan hukuman ke oknum polisi.

“Saya tidak tahu nama oknum polisi itu, tapi setahu saya dia di panggil sebagai ‘Kanit’ di Polsek Moncongloe,” ucap sumber, seperti dilansir dari informasiterkini.com, Rabu (8/9).

Lanjut sumber mengatakan bahwa, saat itu ibu dimintai uang sebesar Rp10 juta oleh oknum polisi tersebut dengan iming-iming memberikan keringanan hukuman. Tetapi kesanggupan ibu tersebut hanya Rp5 juta, dan akhirnya oknum polisi itu menerima uang tersebut.

“Pelaku AA ditahan sejak lebaran haji tahun 2021,” sumber menambahkan.

Lebih lanjut sumber menambahkan bahwa, katanya kasus tersebut adalah penipuan, namun setelah dilimpahkan ke kejaksaan ternyata adalah pencurian, padahal yang di janjikan adalah penipuan.

“Uang tersebut sudah diserahkan ke oknum polisi tersebut. Setelah itu ibu menemui kapolsek dan ia mengatakan ‘semampunya saja bu’. Namun si oknum polisi menjanjikan tidak jelas adanya.

Jadi, kasus itu tetap pencurian. Selain itu lanjut sumber, pelaku AA juga mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan selama di dalam sel tahanan.

“Pelaku AA dikasih telanjang di dalam sel, dan pakaian yang melekat di badannya sisa celana dalam, kemudian menulis dirantang makanannya minta tolong,” jelasnya.

Dari informasi sumber dan pihak korban, wartawan kemudian menghubungi kapolsek Moncongloe via selular pada Rabu (8/9).

“Memang kemarin keluarga pelaku meminta tolong untuk dibantu dibebaskan, dan keluarga pelaku menyerahkan amplop kepada anggota kami, namun ditolak dan dikembalikan langsung ke keluarga pelaku,” kata Kapolsek. (FSL/SUL)

Berita ini 339 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Dokter Spesialis di Labuhanbatu Diduga Terpapar Covid-19

Investigasi

AJOI Sulsel Minta Wartawan Awasi Penyaluran Sembako

Investigasi

Info Corona Se Dunia: 720 Ribu Kasus, 33 Ribu Kematian, 150 Ribu Sembuh

Investigasi

Banjir Bandang di Luwu Utara Diduga Pembalakan Liar

Investigasi

Hari Pencoblosan, Cabup Barru Dikabarkan Meninggal Dunia

Investigasi

Bupati Andi Merya Korupsi Dana Hibah

Investigasi

Dugaan Pemalsuan LHKPN Cabup Bulukumba, Dua LBH Akan Kembali ke KPK

Investigasi

Jubir Pemerintah Sebut Pasien Corona yang Sembuh Meningkat