Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Rabu, 19 Mei 2021 - 21:00 WIB

LH Disebut dalam Dugaan Pengguna Suket Covid Palsu

Ilustrasi

Ilustrasi

JURNAL NEWS, SOPPENG – Kasus dugaan pemalsuan Surat Keterangan (Suket) Covid-19 di Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menjadi sorotan dan tanda tanya.

Berdasarkan sumber jurnalnews.net, surat keterangan Covid-19 juga diduga dipakai oleh oknum pejabat Soppeng berinisial LH.

Namun hasil pemeriksaan dalam surat tertulis, ‘Benar telah melakukan pemeriksaan SARS Cov-2 Real Time PCR dengan hasil ‘Reaktif/Non Reaktif’. Tapi belum dicentang untuk hasilnya.

Informasi lain yang didapat, bukan hanya oknum pejabat LH yang diduga pakai Suket Covid-19 palsu, tapi juga Kepala Kemenag Soppeng bersama sejumlah staff-nya.

Sebelumnya, pihak kepolisian (Polres) Soppeng belum lama ini telah menetapkan satu orang tersangka yakni mantan Direktur Utama RS Latemmamala, Nirwana. Namun informasi yang di dapat, tersangka (NR) belum dilakukan penahanan. Disamping itu, katanya penetapan tersangka dalam kasus ini lebih dari satu orang.

Ketua Umum LAK-HAM INDONESIA, Arham MS, mengatakan kalau ada oknum pejabat, baik yang menyuruh maupun yang menggunakan agar di proses hukum. Katanya hal ini penting agar tercipta azas keadilan ditengah-tengah masyarakat Soppeng dalam penanganan Covid-19 ini.

“Kasus ini harus mendapatkan kejelasan hukum agar tidak menjadi bola liar dalam perbincangan publik di kabupaten Soppeng,” ujarnya dlam keterangan tertulis, Rabu (19/5/2021).

Dia menambahkan, jika LH yang diduga ikut menggunakan Suket Covid palsu ini maka harus di proses juga, harus dimintai klarifikasinya.

Dikutip dari tribunnews.com, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, Fitrayadi juga diduga menggunakan surat Suket Covid-19 palsu.

Fitrayadi memakai Suket Covid-19 dalam perjalanan dinas ke Jakarta sebagai Kepala Kemenag Soppeng yang baru.

Sebelumnya Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengambil sumpah dan melantik Fitrayadi bersama 11 pejabat eselon III di lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, Senin (1/2/2021).

Setelah dilantik, Kepala Kemenag Soppeng Fitrayadi melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dan memakai Suket Covid-19 palsu. Ia menyuruh staf-nya menyerahkan KTP saat hendak mengurus suket Covid-19, melalui Direktur RSU Latemmamala, dr Nirwana.

“Saya hanya kasih KTP ke staf, dan staf saya yang mengurus semua. Saya menunggu panggilan di swab, tapi staf bilang, semua urusan soal suket sudah selesai,” kata Kepala Kemenag Soppeng Fitrayadi.

Dia juga mengaku, ia tidak dimintai uang untuk pembayaran Suket Covid-19 palsu tersebut alias gratis.

Berkat Suket tersebut, Kepala Kemenag Soppeng Fitrayadi lolos dari pemeriksaan di Bandara Sultan Hasanuddin di Maros.

“Tapi saya tidak tahu apa-apa soal Suket tersebut, karena itu diurus semua sama staf saya,” ujar Fitrayadi. (FSL)

Berita ini 228 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Tak Ikut Debat, KPU Labuhanbatu Beri Sanksi Paslon Erik – Ellya

Investigasi

Kapolda Sumut Apresiasi Vaksinasi Massal

Investigasi

Pertama di Soppeng, Anggota DPRD Golkar Berbagi Takjil

Investigasi

Puluhan Guru SD di Takalar Ikuti Pertemuan KKG

Investigasi

Anggota Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ditembak Penjahat Jalanan

Investigasi

Kapolres: Penembak Anggota Polsek Kualuh Hulu Merupakan Residivis

Investigasi

ACT Hadirkan Rak Sembako Gratis di Makassar⁣

Investigasi

Mantan Dirjen Kemendagri Jadi Tersangka Dana PEN