Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Kamis, 6 Mei 2021 - 18:12 WIB

Luput dari Pemberitaan, Labuhanbatu Zona Merah Covid

JURNAL NEWS, LABUHANBATU – Luput dari pemberitaan media, ternyata Labuhanbatu, Sumatera Utara, saat ini masih berada di zona merah penyebaran virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2).

Tercatat di sejumlah tempat di kabupaten yang pernah dijuluki sebagai “daerah dolar” karena hasil utamanya karet dan kelapa sawit, yaitu seputaran Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan.

Hal yang sama juga dapat dilihat di data update penanganan Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu per-5 Mei 2021, pukul 16.00 WIB. Dikutip dari peta sebaran covid-19 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, dan disebar luaskan melalui akun media sosial facebook Dinas Komunikasi dan Informatika, tetcatat ada sebanyak 435 orang, terkinfirmasi positif covid-19.

Dari jumlah tersebut, dalam sepekan terakhir saja, terkonfirmasi positif covid-19 ada sebanyak 33 orang. Tersebar di 7 dari 9 kecamatan yang ada didaerah ini.

Menurut update data covid-19 itu, saat ini terkonfirmasi positif ajtif (sedang dirawat) bertambah 18 orang, sembuh bertambah 13 orang dan meninggal dunia bertambah 2 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Labuhanbatu, Rajid Yuluawan membenarkan update data covid-19 di akun media sosial facebook itu.

“Ya, ini data dari Dinas Kominfo berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu,” ucap Rajid yang dihubungi awak media, Rabu (5/5/2021) malam.

Secara rinci, pertambaham kasus konfirmasi positif terpapar covid-19 tersebut, yaitu:

– Kecamatan Rabtau Utara, dari sebelumnya 143 menjadi 154 orang.

– Kecamatan Rantau Selatan, dari 123 menjadi 132 orang.

– Kecamatan Bilah Hulu, dari 29 mwnjadi 30 orang.

– Kecamatan Bilah Barat dari 20 menjadi 25 orang.

– Kecamatan Pangkatan dari 46 menjadi 48 orang.

– Kecamatan Panai Hulu dari dari 3 menjadi 4 orang.

– Kecamatan Panai Tengah dari 1 menjadi 5 orang.

Sedangkan untuk dua kecamatan lainnya, yaitu Bilah Hilir tetap 37 orang dan Panai Hilir madih zero kasus.

Kemudian, kasus probable tetap 2 dan keduanya meninggal dunia. Kasys suspek 38 orang, 33 telah selesai dirawat dan 5 orang meninggal dunia. Kasus kontak erat 537 orang dan telah selesai dipantau.

Total meninggal dunia yang terdata 22 orang, yaitu: 15 kasus terkonfirmasi positif, 2 probable dan 5 suspek. (YAS)

Berita ini 543 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Bupati Launching Gerakan Cinta Zakat Takalar

Investigasi

Abu Bakar Ba’asyir Bakal Bebas 8 Januari 2021

Investigasi

Briptu Cecilia, Gadis Batak untuk Perdamaian Dunia

Investigasi

Respons LHI soal Penangkapan Kabid Disperkimtan Lutim

Investigasi

Soal KLB Demokrat, Kubu AHY Ajukan Gugatan di PN Jakpus

Investigasi

Mayjen TNI Agus Rohman Pimpin Kodam XVI Pattimura

Investigasi

ACT MRI Suplai Beras Gratis untuk Warga Kota Ambon dan Maluku Tengah

Investigasi

Pembalakan Liar Landa Soppeng, Oknum Legislator Diduga Bekingi