Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Rabu, 5 Mei 2021 - 19:43 WIB

Pertama di Indonesia, Kantor Desa Kessing Disulap Model Perahu

Design bangunan kantor desa Kessing, Soppeng.

Design bangunan kantor desa Kessing, Soppeng.

JURNAL NEWS, SOPPENG – Ke depan, Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Kessing, Kecamatan Donridonri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal berubah menjadi bangunan model perahu.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Kessing, Andi Adam Malik, saat di wawancara jurnalnews.net, Rabu sore (5/5/2021).

“Kantor desa Kessing ini akan di sulap layaknya bangunan model perahu. Kami berinovasi lain daripada yang lain. Dan ini kami anggap dan mengklaim pertama di Indonesia kantor desa model perahu,” ucapnya.

Katanya, lokasi kantor sebelumnya dengan kantor baru yang saat ini dibangun berdekatan, karana lokasi kantor lama kurang memadai yang terhalang kabel listrik apabila bangunannya dijadikan lantai dua atau tiga.

“Ya, jadi kalau kita pakai atau rehab kantor lama itu terhalang oleh kabel listrik bagian atas. Jadi ada lahan kosong, itu dijadikan untuk kantor desa yang baru. Adapun luas lahan untuk bangunan kantor baru kurang lebih sekitar 60 are,” jelasnya.

Lebih lanjut Andi Adam mengatakan bahwa bangunan ini nantinya berlantai tiga. Untuk lantai partama itu dijadikan sebagai ruangan pertemuan. Sedangkan untuk lantai dua sebagai perkantoran, dan lantai tiga itu tempat kuliner.

“Nah, ini yang lantai tiga akan dijadikan sebagai penghasil desa nantinya, ke depan, kami akan menjajakan makanan dan minuman. Sampai saat ini kami belum bisa menentukan apakah nantinya dikelola oleh BUMDes atau kantor desa. Dan perlu diketahui, untuk kafe ini juga bisa dikunjungi dari kalangan luar, dan berswa foto bersama teman atau keluarga,” ungkapnya sambil menunjuk design gambar bangunan itu.

Disamping itu, lantai dasar bangunan akan dijadikan sebagai kolam ikan. Jadi untuk menuju keatas kantor akan ada tangga yang membentang.

“Mudah-mudahan bangunan ini secepatnya selesai, targetnya sampai tahun 2024 akan rampung. Sedangkan untuk anggarannya itu kurang lebih Rp1 miliar, untuk 3 kali tahap,” tambahnya.

Selaku kepala desa, Andi Adam mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten (Bupati) dan masyarakat setempat atas dukungan dan restunya sehingga pembangunan ini mulai dilaksanakan.

“Desa harus berinovasi, mampu memberikan kesejahteraan kepada warganya,selalu mendengar dan merealisasikan aspirasi masyarakat, dana desa untuk masyarakat bukan untuk kepala desa. Semoga saya diberi umur panjang agar bisa membangun lebih baik lagi desa Kessing,” harapnya. (FSL)

Berita ini 2.578 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Sempat Kontak Pasien PDP, Perawat di Cirebon Positif Covid-19

Investigasi

Kader Golkar Minta Generasi Muda Dampingi APPI

Investigasi

Bupati Syamsari Minta Pembangunan Pammukkulu Dipercepat

Investigasi

Bupati Samosir Panen Perdana Sayur Mayur di Desa Tanjungan

Investigasi

Korupsi DBH PBB, Polda Sumut Tetapkan Dua Bupati Sebagai Tersangka

Investigasi

Polres Labuhanbatu Akan Tindak Tegas Pelaku Narkoba

Investigasi

Hamzah Haz Khawatir PPP Bisa Hilang di Pemilu 2024

Investigasi

Lumbung Sedekah Pangan ACT Hadir di Makassar