Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Senin, 3 Mei 2021 - 18:00 WIB

Polda Sumut Dirikan 9 Pos Penyekatan Keluar-Masuk Pemudik

JURNAL NEWS, MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan penyekatan di beberapa tempat. Penyekatan ini menindaklanjuti kebijakan pelarangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah terhitung Kamis – Senin (6-17/5/2021).

Direktur Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Senin (3/5/2021) mengatakan terdapat 9 pos penyekatan di wilayah Sumatera Utara, meliputi batas wilayah dengan Provinsi Aceh, Riau dan Provinsi Sumatera Barat.

“Ada 9 pos penyekatan perbatasan provinsi yang didirikan. Pemberlakuannya dilakukan dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei ini,” ungkapnya.

Valentino menjelaskan, untuk batas wilayah provinsi Aceh, penyekatan dilakukan dengan 6 pos. Masing-masing, 3 pos untuk Res Langkat, yakni Jalinsum Medan – Banda Aceh Km 165 Desa Halaban, Waterpark Ria, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang dan Pos Lantas Sei Kerang, Kelurahan Sei Dendang, Kecamatan Stabat.

Selanjutnya Res Karo, tepatnya di Lau Baleng perbatasan dengan Aceh Tenggara. Kemudian Res Pakpak Bharat di perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kota Subulussalam Provinsi Aceh.

Terakhir katanya, Res Tapanuli Tengah tepatnya di Jalan Manduamas – Singkil Desa Saragih Barat (tugu perbatasan Provinsi Sumut/Aceh).

Kemudian untuk batas wilayah Provinsi Riau, penyekatan dilakukan dengan 2 pos. Valentino menyebutkan, pos pertama di Res Labuhanbatu tepatnya di Jalinsum Sei Beruhur Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Km 365-366 Medan-Bagan Batu (Pos cek poin lintas batas Provinsi Riau).

Lalu Pos kedua di Res Padang Lawas cek poin Sosa (Kabupaten Padang Lawas berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Sedangkan untuk batas wilayah provinsi Sumbar, Valentino mengatakan ada didirikan 1 Pos penyekatan. Yaitu di Jalan Lintas Medan – Padang Km 75-76, Kecamatan Muara Sipongi sekaligus di Jalan Lintas Km 98-99 Kecamatan Ranto Baek Panyabungan – Sumbar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dalam penyekatan larangan mudik ini, Polda Sumut akan berkoordinasi dengan TNI, Dinas Perhubungan, Pemerintah daerah setempat dan stakeholder terkait lainnya.

“Apabila ditemukan adanya masyarakat yang nekat mudik maka petugas akan memaksa untuk putar balik”, tegasnya.

Disebutkan Hadi, para petugas yang disiagakan di pos-pos pengamanan, juga dilengkapi dengan APD yang telah ditentukan. Yakni helm, masker, pakaian, sarung tangan, dan sepatu agar petugas tidak tertular Covid-19.

Hadi menambahkan, larangan mudik 2021 ini, sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat secara nasional. (YAS)

Berita ini 348 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Warga Dusun Ujung Sidrap Cemas Belum Ada Penyemprotan

Investigasi

Ahyar – Syaiful Serahkan Dokumen Perbaikan Syarat Dukungan ke KPU Labuhanbatu

Investigasi

Sempat Kabur, Hombing Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

Investigasi

Pakai Sampan, TKI Ilegal dari Malaysia Terus Berdatangan ke Sumut

Investigasi

Aktivis Minta Pemerintah Bekukan Tigalisme Kepengurusan KNPI

Investigasi

Asiong, si “Tukang Timbang Getah” Ingin Perbaiki Ekonomi Rakyat

Investigasi

Cemarkan Nama Baik, Wali Kota Tegal Polisikan Wakilnya

Investigasi

Warga Masih Ngungsi Meski Api Kilang Balongan Padam