Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Kamis, 11 Maret 2021 - 00:11 WIB

Mutasi Pejabat di Takalar Kembali Bergulir

JURNAL NEWS, TAKALAR – Bupati Takalar Syamsari Kitta kembali menggerakkan mutasi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama atau selevel dengan jabatan Esalon II di lingkup Pemkab Takalar, Rabu (10/3/2021).

Mutasi kali ini dilakukan sebanyak 16 orang pejabat setingkat eselon II yang dilantik dan diambil sumpahnya. Dua diantaranya merupakan alumni STPDN bergeser menjadi pejabat staf ahli Bupati Takalar.

Adapun nama tersebut adalah:

Sirajuddin Saraba dari kepala Dinas Kelautan dan Perikanan di geser menjadi staf ahli Bupati;

Budiar Rozal yang sebelumnya kepala Dinas Parawisata Pemuda dan Olahraga bergeser menjadi staf ahli Bupati.

Kepala Badan BPKD yang sebelumnya dijabat oleh Gazali bergeser ke Kadis Koperasi.

Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Basri Sulaeman bergeser menjadi Asisten III.

Kadis Bappeda Drs. Achmad Rivai digeser menjadi Kadis Perpustakaan.

Kadis Perpustakaan Darwis digeser menjadi Kadis Parawisata.

Kadis BKPSDM Rahmansyah digeser menjadi Kadis Bappeda.

Kadis PTSP Drs. Irwan yunus digeser ke staf ahli Bupati Bidang sosial Budaya.

Asisten Administrasi Ir. Muh. Iskandar digeser menjadi Kadis Perikanan dan kelautan.

Usai melantik, Bupati Takalar Syamsari Kitta dalam sambutannya mengemukakan bahwa kepada para pejabat yang telah diamanahkan untuk mengembang tugas agar bekerja dengan ketulusan dan profesional.

“Siapapun yang dilantik pada hari ini, pada pos apapun punya kemampuan kapabilitas yang memadai untuk menempati pos sebagai pejabat eselon II,” urai Syamsari.

Olehnya itu, lanjut Syamsari bahwa kita harus memiliki kemampuan yang kompetitif, harus mengagreet kemampuan di atas rata-rata dan mempunyai peluang untuk menjadi manusia yang unggul.

Syamsari menitip pesan kepada para kepala OPD bahwa tugas yang diberikan merupakan suatu variabel yang tanpa terkecuali semua harus bekerja, memberikan kontribusi dalam pencapaian visi dan misi pemerintah kabupaten Takalar.

Olehnya itu, sebagai kepala OPD harus pintar memberikan contoh yang baik kepada para stafnya untuk berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang ada di OPD masing-masing.

“Mudah-mudahan kita bisa menjadi tipelogi manusia yang betul-betul mampu dan layak dalam posisi level yang layak dipedomani dan menjadi sosok yang bisa menjadi solusi buat sekelilingnya,” harapnya.

Untuk diketahui, 16 pejabat setingkat eselon II yang di lantik dan diambil sumpahnya sesuai Surat Keputusan Bupati Takalar Nomor 821.2/95/BKPSDM/III/2021 tanggal 9 Maret 2021 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam jabatan tinggi pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. (HSN)

Berita ini 503 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

K3S Kecamatan Sanrobone Gelar Rakor Akhir Tahun

Investigasi

LHI: Dokumen Dugaan Maladministrasi Desa Sering Sudah Lengkap

Investigasi

Kunjungi Dua Mapolsek, Ketum PJTSI: Ini Audiensi Rutinitas

Investigasi

Tiga Komjen Calon Kuat Kapolri

Investigasi

Kapolres Takalar: Vaksin Aman Buat Kita Semua

Investigasi

Dua Spesialis Jambret di Rantauprapat Ditangkap Polisi

Investigasi

Warga Labuhanbilik Digegerkan Mayat Wanita Dipinggir Sungai

Investigasi

Warga Medan Tak Pakai Masker, KTP Ditahan hingga Push-up