Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Rabu, 10 Maret 2021 - 21:01 WIB

Tambang di Lamogo Diduga Ilegal, PTSP Soppeng No Respons

Ilustrasi gambar

Ilustrasi gambar

JURNAL NEWS, SOPPENG – Sekaitan dengan adanya pemberitaan dan informasi masyarakat terkait maraknya usaha Pertambangan Tanpa Izin (Peti) di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diduga ilegal, Lembaga Kajian Dan Advokasi Hak Asasi Manusia Indonesia (LAK-HAM INDONESIA) telah mengirimkan surat serta data-data kepada Kepala Kepolisian Resort Soppeng, dengan ditembuskan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Kepala Dinas ESDM Sulawesi Selatan. Surat tersebut tertuang Nomor 561.05/LHI/SOP/40/LD.UPI/III/2021 per tanggal 03 Maret 2021.

Dalam surat itu juga tertulis bahwa kegiatan pertambangan yang diduga ilegal berada di Kampung Lamogo, Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.

Baca juga: Tambang di Lamogo Soppeng Diduga Ilegal

Tim Monitoring dan Pengawasan LAK-HAM INDONESIA, Jumarjon yang dikonfirmasi mengatakan bahwa jika laporan ini belum ada tanggapan juga, maka akan dilanjutkan pelaporan ke pihak Mabes Polri, KPK, dan Kementerian ESDM. Karena tambang ilegal jelas merugikan pendapatan keuangan negara.

“Merusak lingkungan, membahayakan masyarakat sekitar,” tegasnya kepada jurnalnews.net, Rabu (10/3/2021).

“Kami LAK-HAM INDONESIA meminta kepada Polres Soppeng sebagai salah satu lembaga penindakan dan penentu dalam penegakan hukum tindak pidana untuk segera melakukan penyelidikan dan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha pertambangan tersebut,” tambah Jumarjon.

Terpisah, saat dikonfirmasi salah satu pejabat Lingkungan Hidup terkait dokumen perizinan lingkungan tambang di Lamogo, dia mengatakan kalau izin lingkungan silahkan ditanyakan di PTSP, karena yang mengeluarkan izin lingkungan itu di PTSP.

“Kalau kami menerbitkan rekomendasi UKL UPL. PTSP yang mengeluarkan izin lingkungannya,” tulisnya melalui pasan WhatsApp, kepada jurnalnews.net, Rabu (10/3).

Kemudian jurnalnews.net mengonfirmas ke pejabat Kasi perizinan terkait izin lingkungan tambang tersebut, namun ia tidak merespons, hingga berita ini di tayangkan. (FSL)

Berita ini 911 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Pisah Sambut Kepala Kejari Lutim, Husler: Yohanes Pejabat Hebat

Investigasi

Hamzah Haz Khawatir PPP Bisa Hilang di Pemilu 2024

Investigasi

Terus Edukasi Warga, Kades Ganra: Vaksinasi 76 Persen

Investigasi

Pertama di Soppeng, Seorang Warga Terima Bantuan Modal Usaha dari ACT Sulsel

Investigasi

Di Bantaeng, Pria Tusuk Ayah-Ibu-Kakak

Investigasi

Warga Ciracas Pupuk Solidaritas Penyediaan Pangan

Investigasi

Reskiawan Terpilih Nahkodai PC IMM Takalar

Investigasi

Polisi Ringkus Pelaku Persetubuhan Anak di Sinjai