Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Selasa, 16 Februari 2021 - 12:19 WIB

Satgas Covid Soppeng Berikan Ijin Pelayanan Kepada UMKM

JURNAL NEWS, SOPPENG – Satgas Covid-19 Kabupaten Soppeng, berhasil mengendalikan penyebaran virus Corona di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng dengan tidak adanya penambahan kasus baru di masa penegakan disiplin protokol kesehatan.

Selain itu, Satgas Covid juga berencana akan memberikan ijin kepada pelaku UMKM seperti warung kopi, warung makan dan yang lainnya, untuk tetap melayani pengunjung makan dan minum ditempat sesuai persyaratan dan aturan yang ditentukan.

Pemberlakuan hal tersebut terlihat, telah di keluarkan rekomendasi kepada pelaku usaha yang telah melakukan permohonan dan memenuhi persyaratan/ketentuan yang berlaku. Bukti tersebut terlihat dengan dilakukannya pemasangan stiker dan dokumen yang dipasang oleh Satgas Covid 19 Kabupaten Soppeng, Senin (15/2/2021).

Pemberian rekomendasi diserahkan langsung oleh Babinsa Desa Lompulle Serda Asriadi kepada Kepala Desa Lompulle Amri, S.Sos selanjutnya dilakukan pemasangan stiker.

Apresiasi ini diberikan langsung dari Ketua Harian Satgas Covid Kabupaten Soppeng Letkol Inf Richard M. Butarbutar, S.AP, M.Tr(Han) melalui Babinsa Desa Lompulle kepada Desa Lompulle yang untuk pertama kali menginisiasi kepada warganya bermohon rekomendasi usaha di masa pandemi. Sebagai langkah patuh dan taat kepada aturan pemerintah khususnya penanganan wabah Covid-19.

“Terima kasih kepada Ketua Harian Satgas yang juga Dandim 1423/Soppeng, yang langsung merespon permohonan warga kami. Kami dari pemerintah desa Lompulle dan seluruh warga mendukung penuh penanganan yang dilakukan Satgas dalam menangani wabah yang terjadi, semoga kita semua diberikan selalu kesehatan dan terhindar dari wabah ini,” ucap Kades Lompulle, Amri.

Kepada salah satu warga yang bermohon rekomendasi, Kades berharap kepada Mulyadi agar tetap mematuhi segala aturan yang berlaku dalam rekomendasi tersebut.

“Apabila saya mendapati tidak sesuai prokes yang berlaku dalam melayani pengunjung, saya selaku kepala pemerintahan di Desa Lompule yang akan menegur dan mencabut rekomendasi tersebut,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Harian Satgas Covid Kabupaten Soppeng Letkol Inf Richard M. Butarbutar, S.AP, M.Tr(Han) yang ditemui di ruang kerjanya di Kodim 1423/Soppeng mengatakan hari ini kita telah memberikan beberapa rekomendasi tentang pemberlakuan operasional pelaku UMKM dengan melayani makan dan minum sesuai keputusan evaluasi penanganan Covid yaitu 25 % dari kapasitas tempat pelayanan.

“Paling utama mengajukan permohonan dari pengusaha warkop di Desa Lompulle Kecamatan Ganra,” sebutnya, dalam keterangan, Selasa (16/2).

Lanjut Butarbutar, rekomendasi tersebut dikeluarkan kepada pemohon setelah melalui proses permohonan yang ditujukan kepada Satga Covid -19 Kabupaten Soppeng yang untuk dilakukan verifikasi tempat usaha dan dilakukan rapid test antigen kepada pemilik usaha dan seluruh karyawan.

“Pengajuan permohonan dan rapid test antigen dapat dilakukan di puskesmas, dan sesuai petunjuk dari Bupati Soppeng tidak dikenakan biaya alias gratis. Apabila semuanya itu terpenuhi sesuai ketentuan, kita berikan rekomendasi dan pemasangan stiker dari Satgas di tempat usahanya,” ujarnya.

Butarbutar juga mengatakan, persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan semata-mata untuk kepentingan seluruh masyarakat, baik pengusaha dan pengunjung agar terhindar dari penyebaran virus Corona.

“Kita longgarkan agar ekonomi dari para UMKM bisa kembali berjalan seperti biasanya,” jelasnya.

“Semoga keadaan Kabupaten Soppeng yang kita cintai ini segera dapat kembali normal, kesemuanya ini tidak terlepas dari tanggung jawab kita semua. Untuk itu masyarakat harus patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah serta saling mengingatkan,” tutupnya. (JON/FSL)

Berita ini 49 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

185 KK Terdampak Banjir Kelurahan Bandar Durian

Investigasi

Jelang Harlantas, Polres Takalar Bagikan Bansos

Investigasi

Legislator PDIP Dharmasraya Bantu Masyarakat Nagari Tabek Timpeh

Investigasi

Gelar Ngopi Bareng, Kajari Takalar Minta Dukungan Media dan LSM

Investigasi

Polisi Didesak Usut Kematian Misterius Lenni

Investigasi

Ruang Kerja Kapolres Labuhanbatu Digeruduk Wartawan

Investigasi

Ketika Hilang Sosial Kontrol

Investigasi

Prodem Lapor Polisi, Erick & Luhut Diduga Bisnis PCR