Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Senin, 11 Januari 2021 - 16:41 WIB

Kacaunya Administrasi Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja

JURNAL NEWS, BARRU – Salah seorang  warga Wiringtasi, Kelurahan Mangkoso, Hasanuddin, menganggap administrasi di Kantor Camat setempat kacau. Pasalnya, surat yang dikirim Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), kepada Hasanuddin, dengan nomor: 100/02/SR/I/2021, Perihal: Meminta dibuka jalan akses masyarakat, per tanggal “Mangkoso, 04 Desember 2021“, tidak memperhatikan tata cara bersurat yang baik dan isi surat pun tidak sesuai dengan fakta.

“Ya, surat tersebut saya terima pada tanggal 7 Januari 2021, sore. Tapi kenapa di surat yang dikirim kepada saya tertanggal 04 Desember 2021. Ini kan kacau administrasi namanya karena belum saatnya saya terima pada bulan ini, tetapi nanti sebelas bulan yang akan datang,” kata Hasanuddin di Kantor Berita jurnalnews.net, Senin (11/1/2021) siang. Hasanuddin menambahkan, surat ini dianggap tidak jelas alias kabur.

Lanjut Hasanuddin, di dalam surat itu diparaf dan ditandatangani langsung oleh Camat Soppeng Riaja, Charlly Richard.

“Selain ditandatangani oleh Camat, juga ada dua paraf dengan model yang berbeda. Seharusnya pejabat setempat atau pembuat surat memeriksa terlebih dahulu sebelum ditandatangani dan dikirim, apalagi surat ini pasti telah diperiksa oleh beberapa orang sesuai dengan paraf, lah kenapa penanggalan jadi belepotan begini,” ujar Hasanuddin.

Untuk diketahui, surat dengan perihal: Meminta dibuka akses jalan masyarakat, itu ditujukan kepada Hasanuddin atas permasalahan penutupan jalan setapak yang dilakukan oleh Hasanuddin sebagai pemilik lahan tanah tersebut.

Lanjut Hasanuddin, dalam surat Pemerintah Kecamatan itu tertulis “Memperhatikan pengaduan masyarakat dimana ada penutupan jalan dengan memasangi batu pada jalan akses masyarakat di Lingkungan Wiringtasi, Kelurahan Mangkoso“.

“Pertanyaannya saya, masyarakat yang mana yang menjadi pertimbangannya. Karena orang yang menyewa di atas tanah atau lokasi milik saya itu tidak ada yang pernah meminta akses jalan atau keberatan atas ditutupnya jalan tersebut. Sebagai buktinya, para penyewa di atas lahan tersebut, telah menyatakan tidak keberatan yang dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani seluruh penyewa yang menyewa diatas lokasi tersebut [surat pernyataan yang dibubuhi tanda tangan diperlihatkan dan disimpan di redaksi],” tambah Hasanuddin.

Bahkan para penyewa, menurut Hasanuddin, agak heran karena sudah ada akses jalan umum yang telah dibuat jauh sebelumnya.

Hasanuddin berharap kepada Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja agar jangan mengatasnamakan kepentingan masyarakat kalau faktanya hanya untuk kepentingan pribadi seseorang.

“Saya sudah bikin jalan umum untuk seluruh penyewa, kok bikin lagi jalanan. Parahnya, karena Camat dalam suratnya mengatasnamakan masyarakat, ini tidak sesuai fakta,” ujar Hasanuddin sambil tersenyum simpul.

Lebih jauh disebutkan Hasanuddin, surat ini juga tertulis tembusan kepada Bupati Barru (sebagai laporan), Kapolsek Soppeng Riaja, Danramil Soppeng Riaja.

“Pada Jumat 8 Januari 2021, surat ini saya perlihatkan ke Bupati Barru, Ir Suardi Saleh, namun beliau tergeleng geleng melihat dan membaca suratnya,” kata Hasanuddin menirukan gaya Bupati tersebut.

Hasanuddin menambahkan, perlu saya sampaikan kepada Camat Soppeng Riaja bahwa pembukaan jalan umum di atas lokasi tersebut adalah hak dan bukan kewajiban, apalagi dirinya sudah membuka jalan untuk umum jauh hari sebelumnya mempersewakan lokasi tersebut kepada para penyewa. (FSL)

Berita ini 1,460 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Pembunuh Tukang Rebus Ikan Terungkap, Korban Ditusuk Pisau

Investigasi

AMJI-RI Sinjai Dukung Program Pemkab Pro Rakyat

Investigasi

Kapolsek Mangkutana Sebut Wartawan Adalah Mitra Polri

Investigasi

AHY Buka Suara soal Moeldoko Diusung di Pilgub DKI

Investigasi

Pemdes Cikoang Salurkan BLT-DD

Investigasi

OTT KPK, Istri Bupati Kutai Timur Diberhentikan dari Jabatan Ketua DPC PPP

Investigasi

AJOI Sulsel Berikan Mandat Pembentukan DPC Lutim

Investigasi

Kades Ganra Soppeng Lantik Perangkat Desa