Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Senin, 28 Desember 2020 - 10:51 WIB

Kembangkan Sayap Usaha, Warkop Gelas Batu Rantauprapat Bermitra 70 UMKM

JURNAL NEWS, LABUHANBATU – Ternyata, dimasa pandemi Covid-19 yang kini sudah mewabah diseantero dunia,  kuliner termasuk salah satu usaha yang menjanjikan. Asalkan benar-benar dipersiapkan dengan baik.

Memang, memulai usaha kuliner memang tidak mudah. Akan tetapi sebagai pemula bisa mencobanya mulai dari yang modalnya kecil.

Maka tidak mengherankan bila usaha kuliner, kian digandrungi banyak orang. Ada usaha kuliner rumahan, dikerjakan ibu rumah tangga. Dan ada pula usaha kuliner memanfaatkan kemajuan tekhnologi informasi. Usaha yang satu ini, banyak dilakukan generasi milinel yaitu memanfaatkan media sosial sebagai sarana mempromosikan usahanya.

Dari sekian banyak usaha kuliner ditanah air saat ini, salah satunya yaitu Warung Kopi (Warkop) Gelas Batu. Warkop Gelas Batu ini terus menggeliat,  mengembangkan sayapnya. Usaha milik pengusaha muda,  Amin Wahyudi Harahap warga kota Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara yang berdiri sejak tahun 2019 itu, saat ini berada di tiga lokasi.

Dalam wawancara bersama jurnalnews.net, Minggu (27/12/2020) sore, secara rinci Amin Wahyudi bercerita terkait berdirinya warkop Gelas Batu tersebut. Menurut Amin, warkop Gelas Batu pertama berdiri, berlokasi di Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Setelah beroperasi warkop Gelas Batu di Kotapinang, salah seorang pegiat media sosial di Labuhanbatu ini, kemudian menambah lokasi barunya,  yakni di Jalan Sirandorung Ujung (simpang Jalan H Adam Malik/By Pass, Rantauprapat).

Seiring permintaan konsumen,  Amin Wahyudi pun dalam mengembangkan usaha kulinernya tidak hanya terpaku pada kegiatan menjual kopi semata. Diapun menggandeng puluhan penjual berbagai jenis makanan ringan dan tradisional untuk di tiga lokasi warkopnya.

Amin Wahyudi, pemilik Warkop Gelas Batu

“Dari tiga lokasi warkop Gelas Batu, saya bermitra dengan sekitar 70-an pedagang makanan. Sistem kemitraan yang saya terapkan, membangun sistem kekeluargaan dan kemudahan dalam mengawali berusaha serta persentase bagi hasil, mengusung konsep syariah,”  tuturnya.

Amin bercerita, sebagai bonus kemitraan, dirinya dengan mitra usahanya, tidak segan-segan saling tukar informasi, bagaimana cara mengembangkan usaha. Salah satu contoh katanya, dirinya menyediakan waktu untuk membagi ilmu cara memanfaatkan media sosial,  dalam mempromosikan usaha. Jadi meski kuliner yang digelar di warkop Gelas Batu, penanganan tradisional. Tetapi karena dipromosikan lewat media sosial, akhirnya banyak generasi milenial yang sengaja datang ke warkop Gelas Batu, sekedar untuk mencicipi kuliner yang didagangkan ditempat ini.

Amin menyebutkan, apa yang dilakukannya bersama UMKM kuliner yang bermitra dengan warkop Gelas Batu, telah memberikan dampak positif tidak hanya kepada diri dan keluarganya. Tetapi juga kepada masyarakat, khususnya kepada 70 pengusaha mitra. Termasuk pula melalui warkop Gelas Batu,  dia telah ikut membantu pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan.

“Saat ini, ada sekitar 106 generasi muda, menjadi pekerja tersebar di tiga lokasi warkop Gelas Batu. Masing-masing pekerja selain mendapatkan gaji bulanan, mereka juga mendapat uang makan. Dan bagi pekerja yang berasal dari luar lokasi, warkop Gelas Batu menyediakan pula pemondokan,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, menurut Amin Wahyudi, dari penuturan dengan mitranya, banyak yang mengaku kesulitan permodalan,   untuk memulai usaha ataupun guna menambah jenis dagangan.

“Kawan-kawan pedagang sering cerita besarnya modal untuk memulai sebuah usaha, apalagi sejumlah kendala itu selalu menghambat setiap calon-calon pedagang baru, seperti tempat/lokasi bahkan promosi usaha yang mereka tidak fahami sama sekali,” terang Amin Wahyudi.

Berangkat dari sana, dia berharap kiranya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu ,  dapat mendampingi atau menuntun dan membina para pelaku UMKM. Dirinyapun mengakui sangat terbuka untuk bekerjasama dan membantu program pemerintah dalam hal peningkatan dunia UMKM.

Dilanjutkannya, pihaknya juga berkeinginan adanya pembinaan terhadap para pedagang atau pelaku UMKM khususnya yang tergabung di warkop Gelas Batu, terutama bersosialisasi tentang hak dan tanggung jawab sebagai masyarakat pedagang.

Diakhir perbincangan, Amin Wahyudi Harahap membeberkan, dia kini sedang membangun 1 lagi usaha sejenis di Rantauprapat, 1 di Kisaran, Kabupaten Asahan dan 1 di Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara. (YAS)

Berita ini 1,643 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Pemkab Takalar Launching Dapur Sehat dan Pencanangan Kampung KB

Investigasi

OTT KPK; Harta Bupati Probolinggo Capai Rp10 M

Investigasi

KPK Geledah 3 Kantor soal Kasus Jual Beli Jabatan Kades

Investigasi

Danlantamal VI/MKS Tinjau Pembangunan Pos AL di Takalar

Investigasi

HMI Takalar Gelar Aksi Bisu di Kantor Kejari

Investigasi

Hasil Test Swab PCR, 9 Nakes RSUD Rantauprapat Positif Covid-19

Investigasi

Hendak Buang Sampah, Pria di Medan Tewas Terseret Arus Sungai

Investigasi

Jual Angka Judi, Pria Ini Ditangkap Polisi