Home / Investigasi / Nusantara / Opini / Pendidikan / Politik & Hukum

Senin, 19 Oktober 2020 - 23:09 WIB

Asiong, si “Tukang Timbang Getah” Ingin Perbaiki Ekonomi Rakyat

Edimin akrab disapa Asiong

Edimin akrab disapa Asiong

JURNAL NEWS, LABUSEL – Edimin akrab disapa Asiong, pria berkumis kelahiran Tanjung Medan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara ini merupakan salah satu calon bupati di kabupaten hasil pemekaran dari Labuhanbatu itu, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Politisi turunan China dan sudah memilih keyakinan dengan memeluk agama Islam sejak masa remaja, jauh sebelum dirinya menikahi Darni Hatna Saim Siregar, Amd sebagai isteri. Serta telah menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah, maju sebagai calon bupati pada Pilkada ini berpasangan dengan Ustadz Ahmad Fadly Tanjung.

Dalam sebuah percakapan dengan jurnalnews.net, beberapa waktu lalu, sebagai calon bupati di kabupaten bermotto “Santun Berkata, Bijak Berkarya” itu, Asiong mengaku, dia mengemban misi hendak meningkatkan kualitas pendidikan, meninglatkam pelayanan kesehatan, meningkatkan lapangan pekerjaan dan memperbaiki perekonomian rakyat.

Melihat latar belakang pribadi Asiong, sebenarnya misi yang diembannya sejalan dengan apa yang telah dikerjakannya selama ini. Berbeda dengan calon lain yang akan maju pada Pilkada 2020 ini. Bila calon lain masih memikirkan tentang apa yang akan diperbuatnya ketika dia kemungkinan terpilih jadi pemimpin Labuhanbatu Selatan kelak.

Sementara Asiong telah berbuat. Jauh sebelum dirinya menjadi salah seorang calon pemimpin di kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Berbicara masalah pendidikan, menurut dia sudah mendirikan sebuah yayasan pendidikan jauh sebelum dirinya terjun ke dunia politik. Yayasan yang didirikannya itu, mengelola PAUD, TK, SD, SMP. Dan rencananya, dalam waktu dekat akan berdiri pula SMK.

Diseluruh satuan pendidikan berada dibawah naungan yayasan yang didirikannya itu, orang tua murid tidak perlu memikirkan biaya pendidikan putera-puterinya. Karena setiap anak yang menuntut ilmu ditempat ini tidak dikutip biaya pendidikan alias gratis.

Selain itu, dia banyak tahu dengan dunia pendidikan, karena isterinya, Darni Hatna Saim Siregar Amd, berlatar belakang sebagai pendidik. Dia pada tahun 1996-1998, pernah mengajar di pondok pesantren tertua didaerah ini. Yaitu Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan, Kecamatan Kampungrakyat.

Begitu pula dalam bidang kesehatan. Asiong telah lama memikirkan dan berbuat untuk memberikan sebagian layanan kesehatan. Dirinya telah lama menghibahkan satu unit mobil ambulans untuk mengangkut warga yang sakit atau meninggal.

“Warga yang memanfaatkan ambulans tersebut, tidak dipungut biaya (gratis). Mobil ambulans tersebut, sudah saya beli sejak tahun 2010,” tuturnya.

Menariknya, Asiong sebagai calon bupati berpasangan dengan Ustadz Ahmad Fadly Tanjung sebagai calon wakil bupati, beristerikan seorang dokter. Yaitu dr Mega Warni Harahap. Begitu pula dengan salah seorang anak Edimin, juga seorang dokter, yakni dr Darnedy Limay S.

Sedangkan dalam bidang perekonomian, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan dan perekonomian. Baginya hal ini bukanlah terlalu sulit. Meski juga tidak pula terlalu mudah.

Karena, Asiong basic-nya adalah seorang pengusaha. Dia pekerja keras, karena dia bukan berasal dari kalangan orang kaya. Beberapa masyrakat mengenal dia dengan julukan Asiong Getah. Karena memang dulunya, sebelum keadaannya seperti saat ini, ia bekerja sebagai tukang timbang getah.

Kemudian, dia pernah bekerja sebagai penjual telor keliling, masuk kampung keluar kampung. Dengan pengalaman hidupnya itu, dia diyakini akan mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal ini telah terbukti dengan berdirinya yayasan pendidikan yang dikelolahnya. Dengan dibangunnya sekolah, berarti dia sudah  banyak menampung tenaga pendidik, yang berasal dari masyarakat sekitar. Kurang lebih sekitar 31 orang tenaga pendidik belum lagi tenaga administrasi.

Dan dengan dibangunnya sekolah, beberapa masyarakat sekitar dapat pula menambah pendapatannya, melalui siswa-siswi yang berbelanja ditempat mereka.

Sedangkan dalam bidang keagamaan, Asiong sengaja menggandeng Ustadz Ahmad Fadli Tanjung sebagai calon wakil bupati. Fadli dikenal dekat dengan masyarakat melalui kegiatannya sebagai pendakwah. Sebagai orang yang aktif berdakwah, Ustadz Fadli selama ini tidak pernah diperbincangkan di masyarakat sisi negatifnya.

Ustadz Fadli, menjadi idola ibu-ibu. Karena dia banyak mengisi pengajian / perwiritan kaum ibu. Selain itu, ustadz Fadli dekat dengan masyarakat. Karena dia selalu hadir pada setiap duka maupun suka.

Begitu juga dengan Asiong. Dia termasuk politisi semua golongan, suku, agama. Dia tidak pernah membeda-bedakan orang berdasarkan golongan, suku dan agama. Khusus dibidang agama, Asiong memiliki tempat manasik haji yang bisa digunakan setiap umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah.

Selain itu, Asiong juga terkenal sangat mudah berinfak untuk kepentingan agama, membantu masyarakat kurang mampu, anak yatim dan lain sebagainya. Termasuk kegemarannya membantu pembiayaan pembangunan masjid.

Asiong juga dikenal sangat dekat dengan generasi muda dan masyarakat. Hampir semua masyarakat di Kecamatan Kampung Rakyat dan Kotapinang sudah mengenal dengan kesederhanaannya.

Dia juga dikenal dekat dengan generasi muda. Karena selain politisi, juga aktif di organisasi kepemudaan, sepetti Pemuda Pancasila. Disamping itu juga peduli dengan kegiatan olahraga, sosial, budaya dan seni.

Terakhir, Asiong dalam berkomunikasi dengan banyak orang, terutama dengan yang tua-tua, dengan tutur kata yang sopan. Meski dia dikenal dengan ucapan yang ceplas ceplos dan apa adanya. Apalagi kalau menghadapi orang-orang korupsi dan tidak membela rakyat. Lebih tepatnya dia tidak harus menjadi orang lain untuk disenangi. Ketika apa yang dilakukannya bertentangan dengan hati nurani dan tidak memihak masyarakat.

Demikian catatan sosok pribadi Edimin alias Asiong yang kini menjadi calon Bupati Labuhanbatu Selatan. Semoga Pilkada ini, berjalan aman, lancar dan tertib. (YAS)

Berita ini 2.934 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Kapolres Labuhanbatu Perintahkan Kabag-Kasat Pantau Pembagian Bansos

Investigasi

Desa Ciromani Wajo Dambakan Pemimpin Perubahan

Investigasi

Antusias Warga Desa Cikoang Ikuti Vaksinasi

Investigasi

Pandemi Virus Corona, PUPR Kucurkan Rp10 T untuk PKT

Investigasi

28 Orang PP, Pemdes Tinco Perketat Pengawasan

Investigasi

Terpapar Covid, 1 Warga Labuhanbatu Dimakamkan Malam Hari

Investigasi

2 Tahun Paparazziindo.com, Kasat Lantas Sinjai: Terus Berkarya

Investigasi

Gagalkan 16 Kg Paket Sabu, Polda Sumut: Modus Baru Disimpan di Sepatu