Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Selasa, 6 Oktober 2020 - 13:47 WIB

Pemkab Labura Gelar Operasi Jalak Prokes

JURNAL NEWS, LABURA – Menekan penyebaranVirus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), Pemetintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, mulai tanggal 5 Oktober menggelar Operasi Jaga dan Laksanakan Protokol Kesehatan (Jalak Prokes).

Dalam gelar apel Operasi Jalak di Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Senin (5/10), Bupati Kharuddin Syah SE, diwakili Asisten Pemerintahan, Nur Rahman menyematkan pita kuning sekaligus melepas tim operasi.

Sebelum bergerak ke lokasi yang telah ditentukan, Tim operasi wajib memakai masker, hand sanitizer, face shield, sarung tangan dan perlengkapan yang di butuhkan, agar memberi contoh kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Labura.

Kegiatan ini di lakukan agar masyarakat dan pelaku usaha, melaksanakan protokol kesehatan yang telah di tetapkan, Peraturan Bupati Labuhanbatu Utara Nomor 33 Tahun 2020 Tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, dalam mencegah dan mengendalikan corona virus disease 2019 (covid-19) di kabupaten Labuhanbatu Utara.

Tergabung dalam tim kabupeten, terdiri dari Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinas Kesehatan, Diskominfo,TNI, Polri dan PM berjumlah 63 orang.   Melaksanakan tugas disekitar Kota Aek Kanopan. Sedangkan tim kecamatan  bertugas di masing- masing kecamatan.

Dalam arahannya, bupati diwakili Asisten Pemerintahan, mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku 4 M.

“Perilaku 4 M ini, wajib dilaksanakan setiap orang, 1. Memakai masker, 2. Mencuci tangan pakai sabun, 3. Menjaga jarak, 4. Menghindari kerumunan,” ucap Bupati.

Adapun tujuan operasi ini katanya,  meningkatakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, memberikan perlindungan dari penyebaran dan penularan Covid-19, meningkatkan peran serta masyarakat dalam menekan penyebaran Covid -19.

Sementara dalam kegiatan operasi, Tim  juga memberikan masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker dan kepada pelaku usaha agar menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Atau penyediaan cairan pembersih tangan seperti Hand Sanitizer bagi karyawan dan pengunjung yang datang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari ditempat yang berbeda. (YAS)

Berita ini 69 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Dugaan Jual-Beli Vaksin Ilegal, Polda Periksa ASN Dinkes Sumut

Investigasi

Bersama Lawan Covid-19, IMLUPAS Bagi Masker di Aekkanopan

Investigasi

Usai Bimtek Golkar, Amran Syam Sambangi Kemenaker

Investigasi

Lima Ketua TP PKK Tingkat Kecamatan di Takalar Dilantik

Investigasi

MK Nyatakan Denny Kalah di Pilkada Kalsel

Investigasi

Pemkab Takalar Akan Gelar Pilkades Serentak 2022

Investigasi

Pegadaian Tunda Angsuran dan Bebaskan Denda

Investigasi

Penembakan Wartawan, Kapolda Sumut: Sudah Ada Diamankan