Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Rabu, 24 Juni 2020 - 18:22 WIB

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap 976 Butir Pil Ekstasi

JURNAL NEWS, LABUHANBATU – Satuan reserse narkoba Polres Labuhanbatu, kembali mengungkap kasus peredaran narkoba yang cukup menonjol. Kali ini petugas menangkap pengedar dan pengguna narkotika jenis pil ekstasi dan menyita barang bukti sebanyak 976 butir.

Kasatres narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6/20) mengatakan, pihaknya mengamankan 6 tersangka dari Cafe Cafeku di Jalan H Adam Malik (By Pass) Rantauprapat, Selasa (23/6) sekitar pukul 01.30 WIB dinihari.

Adapun enam orang yang diamankan terdiri dari 4 orang (dua pria dan dua wanita) sudah ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing HSS alias Kadeng (33), warga Perlayuan, Pulo Padang, Rantau Utara, ER (28), warga Aek Tapa, Rantau Selatan, S (29), warga HM Yusuf Rantauprapat, dan SMS (30), warga Aek Tapa, Rantau Selatan, Rantauprapat, kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Selain itu, 2 pria lainnya, masing masing EH dan UR, yang ketika berlangsungnya penangkapan sedang duduk dekat keempat tersangka tersebut.

“Selain 4 orang tersangka yang kedapatan menguasai pil ekstasi, kita juga mengamankan dua pria yang sedang minum bir dekat keempat orang itu. Jadi total 6 orang yang kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Martualesi kepada wartawan.

Dijelaskan kronologis penangkapanberawal dari mengamankan 4 tersangka di cafe Cafeku, dengan barang bukti 5 butir pil ekstasi. Lalu setelah dilakukan pendalaman dan penggeladahan dirumah tersangka HS dan rumah ER, akhirnya pihak kepolisian menyita barang bukti 976 butir pil ekstasi.

Selain ekstasi katanya, Satres narkoba juga menyita 5 unit handphone dan 1 bong sebagai barang bukti.

Menurut Martualesi Sitepu, keempat tersangka tersebut akan dikenakan pasal berbeda.

“Untuk keempat orang ini akan dijerat pasal berbeda. 2 orang dijerat pasal pengedar dan 2 orang dijerat dengan pasal pemakai, sesuai peran nya masing-masing,” urainya.

Lanjut Martualesi, pasal yang akan di kenakan kepada pengedar yakni HSS dan ER pasal 114 sub pasal 112 Undang-undang No 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, dan kepada tersangka S dan SMS pasal 112 sub pasal 127, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (YAS)

Berita ini 71 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Kabar Duka! Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Meninggal Dunia

Investigasi

PDP 03 Warga Rantauprapat Dikabarkan Meninggal, Satgas Covid-19: Belum Terima Surat Resmi

Investigasi

Mutasi Pejabat Tak Wajar, DPRD Lutim Akan Panggil Wabup

Investigasi

Politikus Demokrat Sebut Moeldoko Begal Partai

Investigasi

Pasien Lansia, RSUD Rantauprapat Luncurkan Program Go Bat

Investigasi

Tekan Penyebaran Corona, ACT MRI Sulsel Terus Lakukan Penyemprotan

Investigasi

Puluhan Warga di Dharmasraya Sumbar Kembalikan BLT

Investigasi

Kopi Seko Rambah Pasar Eropa