Home / Investigasi / Nusantara / Pendidikan / Politik & Hukum

Kamis, 28 Mei 2020 - 19:55 WIB

Dua Pekan, Polres Labuhanbatu Tangkap 15 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

JURNAL NEWS, LABUHANBATU – Selama dua pekan terakhir, Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara, menangkap 15 tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti 329,65 gram sabu.

Hal ini disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH, dalam pers confrencea melalui Kepala Satres narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH, Kamis (28/5/2020) pagi.

Menurut Martualesi, para tersangka diproses dalam 12 laporan polisi (LP), terdiri dari 7 LP ditangani Sat Res Narkoba, 2 LP Polsek Kualuh Hulu, kemudian Polsek Panai Hilir, Polsek Tengah dan Polsek Aek Natas masing masing 1 LP.

Dari 15 tersangka tersebut katanya, berjenis kelamin laki-laki 13 orang dan wanita 2 orang. Dengan identitas DC (46), MT alias Noneng (38), ZM alias Dona (38), Mas alias Mamas (36), MS alias Kocik (39).

Kemudian AJ alias Kili (34), Rif alias Rifal (18), IF alias Fahmi (28), SS alias Ucok (21), EH alias Erwin (23), LA, (19), BD (24), ASM (26). Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Sementara tersangka berjenis kelamin wanita masing-masing, Mel alias Ayen (37), dan NS (27).

“Ke 12 LP dan 15 tersangka, diantaranya 3 LP dan 3 tersangka masuk dalam kategori kasus menonjol, yang berhasil diungkap Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu,” ucapnya.

Tiga LP dan 3 tersangka tersebut yaitu DC, ditangkap Senin (18/5), dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 99,1 gram, MS alias Kocik, ditangkap Rabu (20/5) dengan barang bukti sabu 72,4 gram dan sepucuk senjata replika FN jenis shoftgun, tersangka SS als Ucok, ditangkap Minggu (24/5), dengan barang bukti sabu seberat 150 gram.

Adapun status dari 15 tersangka, menurut Martualesi, 7 orang diduga sebagai pengedar dijerat dengan pasal 114 Sub 112 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kemudian 8 orang lainnya, diduga sebagai pemakai, dijerat dengan pasal 112 Sub 127 UU RI nomor 35 tahun 2009, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (YAS)

Berita ini 339 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Investigasi

Warga Dirumahkan, Ratusan TKA China Mau Didatangkan ke Sultra

Investigasi

Sukses Lelang Perdana, KPKNL Makassar Apresiasi BPKD Takalar

Investigasi

Covid-19 Meroket, GMKI Gelar Aksi di Kantor DPRD dan Posko GTPP

Investigasi

Menkominfo Harap Masyarakat Gunakan Produk UMKM Lokal

Investigasi

Hari Pertama Ajaran Baru, SMKN 1 Rantauprapat Pengenalan Kurikulum

Investigasi

Paslon Bupati Labusel Serahkan Perbaikan Permohonan Gugatan ke MK

Investigasi

Galakkan Pengawasan, Bawaslu Soppeng Gandeng MKPS ‘Goes to School’

Investigasi

Dialog Kepemudaan; Pemuda Calon Pemimpin Masa Depan